din-syamsuddin-tawaran-wamendikbud-rendahkan-muhammadiyah
politik

Din Syamsuddin: Tawaran Wamendikbud Rendahkan Muhammadiyah

Din Syamsuddin: Tawaran Wamendikbud Rendahkan Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Din Syamsuddin menilai tawaran kursi wakil menteri pendidikan dan kebudayaan (wamendikbud) kepada Abdul Mu’ti merendahkan organisasi Muhammadiyah.

Din Syamsuddin: Tawaran Wamendikbud Rendahkan Muhammadiyah 

din-syamsuddin-tawaran-wamendikbud-rendahkan-muhammadiyah

“Penunjukan (tawaran) Abdul Mu’ti sebagai wamendikbud bernada merendahkan organisasi Muhammadiyah yang besar, pelopor pendidikan, dan gerakan pendidikan nasional yang nyata,

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menyebut Presiden Joko Widodo semestinya mempunyai ilmu kesejarahan dan kebangsaan, sehingga mempunyai kebijaksanaan untuk menempatkan seseorang dan sebuah organisasi bersama tepat.

“Bagi Muhammadiyah memangku jabatan di pemerintahan bukanlah kasus besar, dikarenakan Muhammadiyah memadai berdiri sendiri dan otonom untuk jadi mitra strategis dan kritis pemerintah, dalam suatu sikap proporsional,” ujarnya.

Oleh dikarenakan itu, Din menilai penolakan Mu’ti terhadap tawaran jabatan untuk mendampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim adalah sikap yang tepat.

Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan sikap bagian Muhammadiyah sejati, yaitu tak gila jabatan, menampik jabatan yang tidak sesuai bersama kapasitas, dan jabatan yang merendahkan marwah organisasi.

“Alasannya (menolak) bahwa tidak berkemampuan mengemban amanat hanyalah sikap tawadhu,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menentukan menampik tawaran jadi wakil menteri pendidikan dan kebudayaan dalam Kabinet Indonesia Maju sisa era jabatan 2019-2024.

“Setelah lewat beragam pertimbangan, aku menentukan untuk tidak berhimpun dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri,” kata Mu’ti.

Mu’ti mengaku sempat dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Ia awalnya menyatakan bersedia berhimpun jikalau diberi amanah.

Namun keputusan itu berubah. Ia mengurungkan kemauan sehabis mengukur kebolehan dirinya sendiri seandainya mengemban amanah tersebut. Mu’ti meminta keputusan ini jadi pilihan yang terbaik.

Sebelumnya sempat beredar dokumen yang mencantumkan nama Abdul Mu’ti sebagai calon wakil menteri pendidikan dan kebudayaan yang dapat dilantik Presiden Jokowi bersama 5 wakil menteri lainnya kemarin, Rabu (23/12).

Akan tetapi, selang lebih dari satu selagi lantas nampak dokumen baru yang mencantumkan hanya 5 wakil menteri yang dapat dilantik Jokowi. Dalam dokumen tersebut tak tersedia nama Mu’ti. Jokowi pun hanya melantik 5 wakil menteri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *