politik

KPU Protes Survei SMRC soal Pemilih Pilkada Tak Takut Covid

KPU Protes Survei SMRC soal Pemilih Pilkada Tak Takut Covid – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari protes terhadap hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang menyebut pemilih Pilkada 2020 tidak risau virus corona (Covid-19).

KPU Protes Survei SMRC soal Pemilih Pilkada Tak Takut Covid

kpu-protes-survei-smrc-soal-pemilih-pilkada-tak-takut-covid

Hasyim pun mempertanyakan anggapan riset SMRC yang menyebut pemilih Pilkada 2020 tidak cukup berpendidikan dan tak mampu sosialisasi yang baik mengenai Covid-19.

“Kesimpulan berikut punya kandungan kesan pemilih pedesaan itu bodoh dan ringan dimobilisasi,” kata Hasyim dalam info tertulis

Hasyim juga menyayangkan SMRC menyebut tingkat partisipasi pilkada kali ini disebabkan kesuksesan mobilisasi. Ia mempertanyakan arti ‘mobilisasi’ yang dimaksud SMRC.

Menurutnya, bagaimana mampu SMRC menarik dua simpulan tersebut. Padahal dalam hasil riset tidak dipaparkan stimulan para pemilih mampir ke TPS kala pandemi Covid-19.

“Mestinya riset membuktikan faktor yang merubah persepsi pemilih mengenai covid dan faktor yang merubah pemilih ada menentukan ke TPS,” ujarnya.

Sebelumnya, SMRC menerbitkan hasil survei mengenai Pilkada 2020. Beberapa perihal yang dipotret dalam survei itu adalah tingkat partisipasi masyarakat.

Dalam survei tersebut, sebanyak 76 % warga turut berpartisipasi menentukan di TPS. Sementara 24 % lainnya tidak turut gara-gara risau tertular Covid-19.

Dalam simpulan riset, SMRC menyebut tingkat partisipasi tinggi berlangsung di lokasi pedesaan. Para pemilih di kategori itu disebut tidak risau Covid-19.

“Partisipasi tinggi di sedang pandemi juga barangkali gara-gara suksesnya menjalankan pemilih untuk mampir ke TPS. Yang mampu dimobilisasi umumnya warga pedesaan dan tidak cukup terpelajar,” seperti dikutip dari dokumen hasil riset SMRC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *