politik

Muncul 785 Laporan Bodong soal Pilkada Usai Situs Banwaslu Diretas

Muncul 785 Laporan Bodong soal Pilkada Usai Situs Banwaslu Diretas – Situs resmi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yaitu bawaslu.go.id, mengalami peretasan bersifat kemunculan laporan kosong berkaitan dugaan pelanggaran Pilkada 2020.

Muncul 785 Laporan Bodong soal Pilkada Usai Situs Banwaslu Diretas

Muncul 785 Laporan Bodong soal Pilkada Usai Situs Banwaslu Diretas

Serangan peretasan terjadi beberapa hari sebelum akan hari pemungutan suara Pilkada 2020. Serangan itu memperlambat kinerja laman resmi Bawaslu.

“Percobaan peretasan terjadi dari 30 November sampai 3 Desember. Hal ini membuat bertambahnya laporan ‘kosong’ sebanyak 785 laporan,” kata Fritz dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu

Fritz memberikan serangan ditunaikan terus-menerus dalam kurun kala tersebut. Namun kelanjutannya berhasil diatasi oleh bagian teknologi dan Info Bawaslu.

Ia memastikan serangan selanjutnya tidak sempat menyebabkan kerusakan bagian mutlak dari situs. Fritz terhitung memastikan serangan itu tidak mengganggu kinerja pengawasan Bawaslu pada Pilkada 2020.

“Meskipun kanal Laporkan mengalami percobaan peretasan, website Bawaslu selamanya bisa diakses tanpa gangguan,” ujarnya.

Situs resmi penyelenggara pemilu jadi langganan serangan peretas kala penentuan digelar. Jelang Pemilu 2019 lalu, Ketua KPU Arief Budiman menyebut website KPU terserang peretas bersama alamat IP Rusia dan China.

Situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id punya KPU terhitung diretas jelang digunakan pada Pilkada 2020. Situs itu tidak bisa diakses kala KPU hendak meluncurkannya pada 15 Juli 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *